Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan sebanyak 36 ribu hunian tetap (huntap) telah dibangun untuk korban bencana banjir di wilayah Sumatera sebagai bagian dari upaya pemulihan jangka panjang.

Pembangunan hunian tetap tersebut bertujuan memberikan tempat tinggal yang layak dan aman bagi masyarakat terdampak bencana.

Pemulihan Pascabencana Dipercepat

BNPB menegaskan bahwa pembangunan huntap merupakan bagian penting dari tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Hunian tetap dibangun agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara normal,” ujar perwakilan BNPB.

Proses pembangunan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.

Prioritaskan Keamanan dan Kelayakan

Hunian tetap yang dibangun dirancang dengan mempertimbangkan aspek keamanan, terutama dari risiko bencana serupa di masa mendatang.

Selain itu, fasilitas dasar seperti akses air bersih, sanitasi, dan infrastruktur pendukung juga disiapkan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas hidup masyarakat tetap terjaga.

Libatkan Peran Daerah

BNPB juga melibatkan pemerintah daerah dalam proses pembangunan dan distribusi hunian tetap.

Pendekatan ini dinilai penting agar pembangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Dukung Pemulihan Sosial dan Ekonomi

Selain menyediakan tempat tinggal, pembangunan huntap juga diharapkan dapat mendorong pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat.

Warga terdampak dapat kembali beraktivitas dan membangun kehidupan baru secara bertahap.

Komitmen Penanganan Bencana

BNPB menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat penanganan bencana, mulai dari tahap tanggap darurat hingga pemulihan.

Dengan pembangunan hunian tetap ini, diharapkan masyarakat terdampak banjir di Sumatera dapat hidup lebih aman dan sejahtera.

By admin