Di sebuah ruang pertemuan yang sarat simbol persahabatan lintas bangsa, Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri tampak menghampiri para penerima Zayed Award 2026. Dengan senyum hangat dan bahasa tubuh yang bersahaja, Megawati menyampaikan ucapan selamat—sebuah gestur sederhana yang membawa makna besar tentang penghargaan pada kerja-kerja kemanusiaan.

Momen itu berlanjut dengan ajakan foto bersama. Tanpa protokol berlebihan, para penerima penghargaan berdiri berdampingan dengan Megawati, mengabadikan kebersamaan yang merepresentasikan nilai universal: kemanusiaan melampaui batas negara, ideologi, dan latar belakang.


Apresiasi untuk Kerja Kemanusiaan Global

Zayed Award dikenal sebagai penghargaan yang mengangkat inisiatif kemanusiaan berdampak luas—dari layanan kesehatan, pendidikan, hingga bantuan bagi komunitas rentan. Dalam percakapan singkatnya, Megawati menekankan bahwa kerja-kerja kemanusiaan adalah fondasi perdamaian yang paling nyata.

Ucapan selamat itu bukan sekadar formalitas. Ia menjadi pengakuan moral bahwa upaya melindungi martabat manusia—di tengah konflik, bencana, dan ketimpangan—patut dirayakan dan diperluas.


Diplomasi yang Membumi

Bagi pengamat, kehadiran Megawati dalam momen tersebut mencerminkan diplomasi kemanusiaan yang membumi. Tanpa pidato panjang, pesan disampaikan lewat sikap: menghormati, mendengarkan, dan merayakan kontribusi sesama. Dalam konteks keamanan publik global, kerja sama kemanusiaan berperan penting mencegah krisis berkembang menjadi instabilitas yang lebih luas.

Foto bersama yang diambil pun menjadi simbol kesetaraan—bahwa pemimpin negara dan pegiat kemanusiaan berdiri pada garis yang sama ketika berbicara tentang nilai kemanusiaan.


Hukum, Etika, dan Martabat Manusia

Di balik penghargaan, ada pesan etis yang kuat. Upaya kemanusiaan sering kali berjalan di wilayah paling rapuh—tempat hukum, akses layanan, dan keselamatan publik diuji. Pengakuan internasional seperti Zayed Award mendorong praktik terbaik, akuntabilitas, dan keberlanjutan program yang berpihak pada korban.

Megawati menilai penghargaan semacam ini penting untuk menjaga standar etika dan memastikan bantuan menjangkau mereka yang paling membutuhkan.


Kesan bagi Para Penerima

Bagi para pemenang, momen disapa dan diajak foto bersama oleh tokoh dunia menjadi pengalaman berkesan. Ia memperkuat keyakinan bahwa kerja senyap di lapangan—mengobati, mendidik, melindungi—diakui dan didukung oleh para pemimpin.

“Pengakuan seperti ini memberi energi baru,” ujar salah satu penerima, menggambarkan bagaimana apresiasi dapat memperpanjang napas gerakan kemanusiaan.


Merawat Harapan Bersama

Di tengah dunia yang sering dipenuhi berita konflik, momen kecil penuh makna seperti ini menghadirkan harapan. Megawati, dengan caranya yang tenang, menunjukkan bahwa politik nilai masih memiliki tempat: merawat empati, menguatkan solidaritas, dan menjadikan kemanusiaan sebagai bahasa bersama.

Foto bersama itu pun menjadi penutup yang simbolik—sebuah bingkai tentang persatuan niat baik. Bahwa di mana pun kita berdiri, ketika kemanusiaan dipertaruhkan, semua pihak dipanggil untuk berjalan bersama.

By admin